Stering Dapat Hantaman Dari Pelatih Kolombia

Bintang timnas Inggris Raheem Sterling mengalami hal yang tidak mengenakan usai pelatih Kolombia menjeganya dengan bahu ketika  pada babak pertama saat pertandingan terakhir di 16 besar terjadi.
Hujan berkobar selama interval ketika tim Amerika Selatan mulai menggunakan sejumlah serangan.

Dan staf teknis Kolombia membuat perasaan mereka diketahui, dengan pelatih muncul menggunakan bahunya untuk menjatuhkan Sterling saat dia menuju terowongan.

Kedua negara itu mengalami babak pertama yang menegangkan, di mana para pemain dari kedua kubu itu bersiap-siap menyusul pertengkaran  kepala Wilmar Barrios di Jordan Henderson.

Dengan pemenang akan menghadapi Swedia untuk tempat di semi-final, ketegangan dengan cepat meningkat.

Dengan banyak pembicaraan di paruh waktu, itu adalah tongkang yang mengumpulkan banyak perhatian, termasuk dari wasit.

Pelatih diberi peringatan keras oleh pejabat Amerika Mark Geiger.

Ketegangan berlanjut setelah istirahat ketika Harry Kane dijegal ke lantai di area penalti.

Kapten Inggris itu tidak mengecewakan dari titik penalti, memberi The Three Lions memimpin.

Ini membawanya ke enam gol dari tiga pertandingannya untuk turnamen, jumlah yang sama yang dibutuhkan untuk Kolombia James Rodriguez untuk memenangkan Sepatu Emas empat tahun lalu.

Yerry Mina membawanya ke perpanjangan waktu dengan sundulannya di menit ke-93 – tetapi Jordan Pickford menyelamatkan tendangan Carlos Bacca dan Eric Dier menjaringkan pemenang.

Inggris sendiri berhasil memenangkan pertandingan dengan drama adu Penalti, dengan skor 4-3, sedangkan pada babak pertama mereka sempat unggul lewat penalti Harry Kane dan di balas oleh Yerry Mina yang berhasil menyamakan kedudukan dan di lanjutkan oleh adu penalti.

Sterling Ingin Bantu Timnas Inggris Di Piala Dunia

Winger manchester city rahem sterling  berharap jika ia bisa menunjukan penampilan terbaiknya bersama timnas inggris dan membantu inggris untuk berbicara lebih banyak pada ajang piala dunia 2018.

Sterling sendiri musim ini menunjukan penampilan terbaiknya di level klub, ia bahkan berhasil mencetak 23 gol di semua kompetisi yang membuat dirinya menjadi salah satu andalan dari pasukan josep guardiola.

Di level Timnas sendiri ia sama sekali belum berkontribusi banyak dan baru menyumbangkan satu gol dan terakhir kali terjadi pada oktober 2015 yang membuatnya optimis jika penampilanya di level klub bisa menular ke Timna Ingrris.

‘’Saya menargetkan untuk mencetak banyak gol di level TImnas, di klub saya bisa melakukanya. Dan hanya perlu mengoreksi diri dan mencoba lebih bekerja keras dari biasanya.

‘’Di level Timnas semua pemain ingin melakukan yang terbaik dan membantu mengharumkan negara dengan prestasi,saya pikir semangat suporter dalam mendukung sebuah tim merupakan cara terbaik untuk menuju kesuksesan.’’

Sterling sendiri musim ini berhasil membawa city bertengger di puncak klasmen liga primer inggris dan berhasil membantu klub ke perempat final liga champions eropa.