Chelsea Telah Dipermalukan Oleh Liverpool, Pemain Kai Havertz

Kai haverts saat ini masih belum dapat tampil mengesankan sejak dirinya bergabung dengan klub chelsea pada musim panas saat ini. Sang pemain gelandang yang berasal dari jerman ini telah didatangkan dari tim bayern Leverkusen denganĀ  harga transfer sekitar nominal 70 pound atau setara dengan Rp 1,3 Triliun pada bulan awal bulan september.

Sejauh ini pemain kai haverz saat ini telah menjadi sang pemain Starter pada ajang 2 laga klub chelsea di ajang liga Inggris. Dirinya bermain dalam jangka waktu selama 80 menit saat melawan Tim Hove Albion dan brighton dalam waktu ke 45 menit ketika the Blues telah dipermalukan oleh tim liverpool dengan skor 0-2 pada hari minggu.

Untuk mengingat sebuah label harganya, banyak yang telah diharapkan dari sang pemain yang berumur 21 tahun ini, tetapi dalam sejauh ini hal tersebut tidak membantunya sama sekali.

Justru para penggemar beserta Rival dari chelsea telah mempertanyakan uang yang telah dihabiskan untuk pemain Kai havertz. tetapi pemain Redknapp sangat yakin bahwa ini terlalu dini untuk dapat menilainya.

Dikarenakan, pemain Kai Havertz masih perlu mendapatkan waktu untuk menyesuaikan diri dengan sebuah ajang liga inggris. “Hal ini terjadi karena masalah waktu”, tandas mantan pemain dari liverpool ini seprrti yang dilansir dari Mirror. “Dirinya termasuk seorang pemuda yang baru saja datang ke negara kami.”

Redknapp telah mengungkapkan bahwa hal ini tidaklah mudah untuk bermain pada ajang liga Inggris. Pemain kai Havertz telah dimaiankan untuk menjadi seorang Striker pada saat melawan tim liverpool.

Pada kesempatan ini, pemain Redknapp juga telah mengomentari sang gelandang chelsea pada saat menghadapi tim liverpool. Sang manajer dari chelsea yang bernama Frank lampard telah memaikan pemain Ngolo kante, Mateo Kovacic, dan pemain Jorginho.

Chelsea telah mencoba untuk bangkit saat melawan klub Champioship, tidak lain adalah bransley, saat di ajang carabao cup. laga ini akan diadakaan di Stamford Bridge, apda hari kamis, 24 september 2020 ini.

 

Hasrat Klopp Dan Pochettino Raih Trofi Pertama Liga Champions

Liga Champions 2018/19 akhirnya sampai pada pertandingan pamungkas yang mempertemukan dua klub wakil Inggris, Liverpool dengan Tottenham Hotspur sebagai finalis yang akan bertarung pada 02 Juni 2019 mendatang.

Keberhasilan Liverpool dan Tottenham Hotpsur melaju hingga babak final Liga Champions 2018/19 tentu memberikan prestasi tersendiri bagi sepakbola Inggris yang sudah cukup lama tidak ada satupun klub asal Inggris yang berhasil meraih gelar kompetisi tertinggi Eropa.

Disisi lain, Pertandingan pamungkas ini juga menjadi pertarungan penting bagi sang pelatih, Jurgen Klopp (Liverpool) dan Mauricio Pochettino (Tottenham Hotspur). Bagaimana tidak, kedua juru taktik tersebut sama-sama belum pernah mengangkat torfi “Si Kuping Besar”.

Bagi Mauricio Pochettino, kemenangan di partai pamungkas tentu menjadi hal wajib mengingat sejak dikontrak oleh Tottenham Hotspur pada musim 2014/15, sang juru taktik hanya mampu membawa Harry Kane dkk finish di peringkat ke-2 klasemen akhir Premier League 2016/17 sebagai prestasi terbaik.

Sedangkan Jurgen Klopp mungkin memiliki prestasi lebih baik dengan berhasil membawa tim besutannya Liverpool menjadi runner-up di tiga kompetisi berbeda (Piala Liga Inggris 2015/16, Liga Eropa 2015/16, dan Liga Champions 2017/18).

Tak heran kemenangan menjadi prioritas utama bagi Klopp maupun Pochettino pada ajang Liga Champions 2018/19 ini. Klopp sendiri tentu mematok kemenangan sebagai harga mati mengingat janjinya kepada manajemen serta fans Liverpool saat dikontrak pada 08 Oktober 2015 lalu dimana dirinya meminta diberikan waktu setidaknya empat musim untuk bisa mendatangkan gelar kepada publik Anfield.

Jurgen Klopp Puas Dengan Penampilan Yang Di Tunjukan Oleh Keita

BOLA TERUPDATE – Jurgen Klopp, pelatih dari Liverpool mengungkapkan bahwa ia sangat bahagia dengan perkembangan yang ditunjukan oleh salah satu anak asuhnya yakni Naby Keita. Pada beberapa pertandingan terakhir Keita berhasil memberikan penampilan gemilangnnya sehingga mampu membawa kemenangan bagi Liverpool.

Penampilan apik dari Keita sendiri mampu berlanjut pada pertandingan lanjutan Champions League 2018-2019 babak delapan besar melawan Porto. Pada pertandingan tersebut Keita mampu menyumbangkan satu gol untuk membantu kemenangan Liverpool atas Porto dengan skor 2-0.

Bukan pada pertandingna tersebut saja Keita mampu memberikan kontirbusinya bagi klub Liverpool, dipertandingan sebelumnya pada saat menghadapi Southampton pada lanjutan Premier League 2018-2019. Pemain berpaspor Guine berhasil mencetak satu gol untuk membantu The Reds julukan dari Liverpool untuk mengalahkan Southampton.

Bola terupdate

Berkat penampilan impersifnya tersebut pun mampu mendapatkan pujian dari sang pelatih Jurgen Klopp. Klopp sangat mengharapkan Keita mampu menampilkan penampilan gemilangnya itu, untuk bisa membawa Liverpool memenangkan setiap pertandingan.

” Naby Keita adalah seorang pemain gelandang yang memiliki kualitas yang sangat baik, ada kalanya Keita akan menghadapi beberapa kondisi yang tidak menguntungkan untuk dia, sebab dia masih memerlukan sedikit waktu untuk beradaptasi dengan permainan di Premier League.” Ungkap Jurgen Klopp.

“Meskipun begitu pada dua pertandingan terakhirnya tersebut Keita mampu menampilan penampilan yang sangat inpersif dan mampu membawa Liverpool memenangkan pertandingan, saya sendiri sangat mengharapkan sekali ia mampu menampilan penampilan nya tersebut dipertandingan selanjutnya.” Tutup Pelatih berpaspor Jerman tersebut.

Klopp Tetap Percaya Kepada Salah, Meski Koleksi Golnya Menurun

BOLA TERUPDATE – Pada musim ini bisa dikatakan bawah bukan musim terbaik yang dimiliki oleh salah satu striker andalan yang dimiliki oleh Liverpool, Mohamed Salah. Pada musim lalu sendiri salah berhasil menjunjukan permainan infersipnya dimana ia mampu mengoleksi 40 gol untuk tim Liverpool. Pelatih Jurgen Kloop juga sangat yakin bahwa Salah tidak akan terganggun konsentrasinya akibat penuran golnya tersebut.

Dimusim 2018-2019 produktivias gol yang dimiliki oleh salah mengalami penurunan, dimana Salah baru saja mengoleksi 19 gol disemua ajang kompetisi yang dijalani oleh Liverpool. Pemain berpaspor Mesir tersebut itu sudah tidak pernah mencetak gol sejak bulan Februari 2019.

Seperti saat pertandingan Liverpool melawan Tottenham Hotspur dimana pada pertandingan tersebut The Reds julukan dari Liverpool berhasil menang dengan skor 2-1. Untuk mendapatkan kemenangan tersebut The Reds harus bersusah payah mendapatkannya, sebab gol kemenangan itu lahir dari aksi gol bunuh diri dari pemain belakang Hotspur Toby Alderweireld,

bola terupdate

Meskipun begitu gol tersebut berawal dari sebuah sundulan yang dilakukan oleh Salah yang membuat kiper Hotspur Hugo Lloris melakukan sebuah kesalahan yang membuat bola yang sudah diamankannya terlepas dan bergulir dan mengenai Toby sehingga bola tersebut masuk kedalam gawang.

” Salah masih adalah sebuah ancaman bagi setiap pemain belakang tim lawan, Salah juga sudah banyak membantu tim. Dia mampu mengatasi berbagai situs didalam lapangan dengan sangat baik. Kerja keras yang ditunjukan oleh Salah akan terbayar nanti dan untuk gol akan datang sendiri kepadanya. Ungkap Jurgen Kloop.

Kepa dan Pemberontakan Kecilnya

Untuk kedua kalianya ini secara beruntun, atau dari keenam sepanjang sejarah, Manchester City telah berhasil merengkuh titel Piala Liga. Dari keberhasilan itu juga diraih usai menundukkan sang Chelsea pada Wembley, Senin (25/2/2019) pada dini hari WIB, melalui adu penalti. Akan tetapi, bukan hanya catatan City itu yang terjadi poin pembicaraan yang utama dari laga tersebut, melainkan apa yang sudah terjadi pada Kiper Chelsea, yaitu Kepa Arricabalaga.

Babak tambahan yang sudah hampir habis pada saat tiba-tiba seorang pria dengan berkepala plontos bangkit melalui bangku cadangan. Pria itu telah melepaskan jaket yang ia kenakan pada nyaris sepanjang laga dan ini akhirnya Jersi berwarna hijau dan kekuningan itu juga tampak sangat jelas. Pria itu adalah seorang Willfredi ‘Willy’ Caballro, seorang kiper cadangan Chelsea.

Ada alasan juga mengapa Caballero tiba-tiba bisa bangkit. Oleh pelatih Chelsea, seorang Maurizio Sarri, kiper dari Argentina itu juga sengaja disiapkan untuk adu babak pinalti. Ini sama seperti apa yang sudah dilakukan oleh Louis Van Gaal pada Piala Dunia 2014 saat dia mengganti Jasper Cillessen bersama dengan Tim Krul menjelang di babak tos-tosan menghadapi Kosta Rika. Kala itulah Van Gaal ini berhasil karena krul nya sukses menjadi penentu kemenangan dari Timnas Belanda.

Sarri juga tidak asal-asalan untuk membuat sebuah keputusan tersebut. Pada 2016, ia juga di final Piala Liga, seorang Caballero ini sudah membuktikan dirinya sebagai jagoan sang adu pinalti. Kebetulan, pada saat itu ia masih saja memperkuat Manchester City. Dengan jumlah tiga penyelamatannya, eks dari kiper Malaga itu juga membawa CIty untuk menang atas Liverpool.

Berikut Pemain Yang Akan di Datangkan Oleh Liverpool

Klub Liverpool yang menjalankan musim ini dengan baik dibawah asuhan Jurgen Klopp dimana mereka yang sedang berada dipuncak klasemen sementara Liga Premier League serta tim yang paling difavoritkan juara untuk gelar domestik tersebut. The Reds memang sedang dipuncak hanya beda 4 poin dari Manchester City yang ada di posisi kedua oleh sebab itu mereka harus tampil bagus untuk meraih hasil kemenangan jika ingin menjadi juara dan mereka juga akan bermain di Liga Champions yang memaksa harus membeli pemain baru untuk memperkuat tim.

1. Adrien Rabiot
Merupakan pemain yang bersedia meninggalkan PSG pada musim ini dimana sekarang dirinya berstatus bebas tranfer. jadi kesempatan untuk Liverpool mencoba mendatangkannya pada musim depan tapi Barcelona yang paling berminat untuk mendapatkan sang pemain karena memang pemain gelandang itu sangat punya bakat dan bisa bermain bagus jika pergi ke Premier League.

2. Timo Werner
Merupkan pemain yang akan paling disambut kedatangannya jika ia bermain di Anfield. Karena pemain asal jerman memang sudah lama dikaitkan dengan The Reds karena Werner akan memberikan tambahan bantuan untuk melapis Roberto Firmino dilini depan sebab memang pemain berusia 22 tahun ini sudah terbukti ketajamannya di Bundesliga. Tapi tidak begitu mudah untuk mendatangknnya sebab pasti timnya memberikan harga yang mahal.

3. James Tarkowski
Jurgen Klopp yang sedang mempertimbangkan untuk membeli bek tengah James Tarkowski. dimana pihak klub hanya memberikan pinjaman dengan memberikan laber harga cukup mahal pada sang pemain. Karena pihak Liverpool ingin mengisi ruang bek tengah yang saat ini sedang dihantam pertahanan mereka yang sedang cedera.

Hasil Pertandingan Liverpool Vs Crystal Palace Skor 4-3

Pada pertandingan Liverpool yang menjamu Crystal Palace pada laga Premier League dimana pertandingan menjalankan laga seru dan menegangkan karena terciptanya tujuh gol dan akhirnya dimenangkan tuan rumah The Reds dengan skor 4-3 yang membuat mereka masih kokoh dipuncak klasemen dan Crystal Palace menduduki peringkat ke-14. Jadi Liverpool selanjutnya akan menjamu Leicester City dan Palace akan main kandang melawan Tottenham diputaran keempat piala FA.

Pertandingan babak pertama terbilang kurang mendominasi gaya bermain Tuan Rumah Liverpool yang kesulitan membongkar pertahanan milik Palace. Namun pihak lawan mala duluan membobol gawang The Reds dengan skema serangan balik dimana gol itu lewat dari kaki Townsend yang mengejutkan penonton di Anfield. tidak ada tambahan gol yang membuat babak pertama selesai dengan keunggulan 0-1 untuk Palace.

Masuk babak kedua Jadi Liverpool muali tancap gas untuk mengejar ketinggalan 1-0 dari lawan yang tenyata tidak butuh waktu lama dimana Salah sukses menyamakan kedudukan dan disana mendongkrak semangat para pemain lainnya dan berselang 7 menit giliran firmino yang mencetak gol yang mengubah kedudukan menjadi 2-1. Namun Palace masih belum menyerah dimana mereka mencetak gol dari sundulan keras Tomkins yang menyamakan kedudukan yang membuat tempo semakin seru dan lagi-lagi salah mencatatkan gol keduanya pada sepuluh menit kemudian yang membuat liverpool memimpin sementara 3-2. dan kembali kesalahan lini belakang Palace yang membuat Mane dapat peluang menembak yang berhasil menambah skor menjadi 4-2 pada menit ke-90 dan pihak lawan pun menambah satu gol lewat Max Meyer pada akhir babak kedua akan segera berakhir dan menutup laga dengan skor akhir 4-3 untuk kemenangan Liverpool.

Van Dijk: Liverpool Hampir Saja Sempurna

Bek dari Liverpool, Dijk dan Virgil, mengomentari perfoma dari timnya di munsim ini. Menurutnya, Liverpool sudah berada di kategori yang hampir saja sempurna saat ini. Penampilan dari Liverpool di musim ini kurang sempurna.

Perjalanan dari Liverpool di musim ini memang sedang berjalan begitu apik. Berkat kemenangan yang terus saja diraih, tim yang berjuluk The Reds itu pun kini tengah bertengger pada puncak klasemen sementara pada Liga Inggris 2018/2019 dengan jumlah torehan 54 poin. Mereka juga dapat unggul dengan tujuh poin dari Manchester United yang kini berada di posisi kedua. Liverpool saat ini juga tercatat sebagai club yang dengan jumlah kebobolan terminim. Dari total 20 pertandingan, gawang dari Alisson Becker hanya kebobolan delapan bola.

Melihat kondisi seperti ini, Van Dijk tentu saja merasa sangat bersyukur. Kini, dirinya juga bertekad untuk mempertahankan segala keunggulan yang sudah ada hingga ke semua akhirmusim agar kans untuk bisa merebut gelar juara semakin sangat terbuka lebar. Pemain yang berpaspor belanda itu bukanlah mengaku untuk telah siap menghadapi dalam segala situasi yang ada demi bisa membawa timnya untuk berjaya pada musim ini.

“kami hampir saja sempurna. Hanya saja kebonolan gol yang telah membuat kami tidak sempurna. Kami ini telah menyelesaikan 2018 sekarang dengan sangat cukup baik dan juga mudah-mudahan kami juga bisa mempertahankanya,” ujar Van Dijk.