Inilah Makanan Yang Sesuai Untuk Penderita Parkinson


Parkinson adalah penyakit yang mempengaruhi sistem saraf dan membuatnya sulit untuk mengontrol gerakan tubuh. Sayangnya, tidak ada obat yang lengkap untuk penyakit ini. Namun, makanan tertentu, seperti buah-buahan dan sayuran, dapat membantu mengendalikan gejala.

Makanan untuk pasien Parkinson

Gemetar, kaku, kesulitan berjalan dan berbicara, dan ketidakseimbangan adalah gejala umum Parkinson. Makanan yang dapat menjaga kesehatan otak dikatakan dapat mengontrol atau mengurangi gejala tersebut. Berikut beberapa makanan yang sesuai untuk para penderita parkinson konsumsi.

Buah-buahan

Konsumsi buah-buahan bagi penyakit parkinson sangat diperlukan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi. Jurnal kesehatan menyatakan bahwa penderita Parkinson umumnya mengalami kekurangan nutrisi, termasuk vitamin dan mineral. Selain itu, kandungan antioksidan dalam buah juga diperlukan untuk melawan radikal bebas yang dapat merusak jaringan tubuh. Kondisi ini tentu baik untuk mencegah parkinson semakin parah.

Sayuran

Seperti buah-buahan, sayuran juga merupakan sumber vitamin dan mineral yang baik untuk penderita Parkinson. Hal ini karena banyak sayuran yang kaya akan vitamin B1, vitamin D, vitamin C, zat besi dan seng (zinc).

Ikan dan minyak ikan

Ikan laut seperti salmon, mackerel, herring, sarden, dan teri mengandung asam lemak omega-3, yang direkomendasikan untuk penderita Parkinson. Asam lemak omega-3 telah terbukti memperlambat perkembangan penyakit Parkinson.

Kacang tanah

Makanan untuk penderita penyakit Parkinson antara lain kacang-kacangan, terutama kacang fava. Kacang fava mengandung levodopa, salah satu bahan dalam obat Parkinson. Itulah sebabnya sebagian orang percaya bahwa kacang fava dapat mengobati gejala penyakit ini.

Pembatasan diet untuk pasien Parkinson

Selain mengonsumsi makanan dan buah-buahan yang baik untuk penderita penyakit parkinson, ada beberapa makanan yang harus dihindari karena dapat memperparah kondisi Anda. Studi menunjukkan bahwa makanan di atas meningkatkan risiko parkinson dan mempercepat penurunan fungsi kognitif. Oleh karena itu, PwP disarankan untuk mematuhi pembatasan diet ini.

Tidak hanya bagi penderita parkinson, pembatasan diet di atas juga dapat meningkatkan berat badan dan risiko penyakit degeneratif lainnya. Kondisi ini tentu bisa membuat penyakit parkinson semakin parah.