Nama-nama Klub Akan Tujuan Bale Jika Tinggalkan Real Madrid

Pada pertandingan final Liga Champions, Gareth Bale menyumbangkan dua gol cantiknya saat Real Madrid menggalahkan Liverpool di Stadiun Olimpiyskiy, kiev, Ukraina Minggu 27 Mei 2018 dini hari WIB. Real Madrid keluar sebagai pemenang dengan score 3-1.

Tetapi, Gareth Bale merasa kecewa karena harus menjadi pemain pengganti. Gareth Bale di mainkan ke menit 61 sebagai pemain pengganti Isco Alarcon. Situasi seperti terus berlanjut sepanjang musim 2017-2018. Hal tersebut membuat pemain asal Wales ini mempertimbangkan untuk meninggalkan Real Madrid.

Jika Gareth Bale meninggalkan Real Madrid. Berikut inilah nama-nama klub raksasa yang bersedia menampung Gareth Bale:

– Manchester United

Di skuat Manchester United sudah memiliki beberapa pemain sayap di antaranya seperti Juan Mata, Marcus Rashford, Anthony Martial, dan Alexis Sanches.

Gareth Bale secara terang-terangan telah mengungkapkan jika dirinya ingin bermain secara regular dan hengkang ke Manchester United bakal menjamin posisi tersebut.

– Paris Saint-German

Klub raksasa asal Prancis ini memiliki sumber keuangan yang luar biasa, Klub Paris Saint-German selalu berupaya mendatangkan pemain-pemain bintang di bursa tranfer. Pada tahun 2018 Paris Saint-German mendatangkan Neymar dari Barcelona.

Namun Neymar dikabarkan akan meninggal Paris Saint-German dan Real Madrid adalah klub yang siap menampung jika pemain asal Brazil itu mau hengkang, Real Madrid bisa bertukar dan menambah sedikit biaya jika mau membaya Neymar ke Santiago Bernabeu.

Pemilik klub PSG, Nasser Al-Khelifi sangat ingin memenangkan Liga Champions. Dan Gareth Bale yang mencetak dua gol bagi Real Madrid saat Real Madrid berhadapan dengan Liverpool.

Cristian Ronaldo Menjadi Salah Satu Pemain Sepak Bola Tersukses Diliga Champions

Cristian Ronaldo kembali mencetak rekor baru setelah Real Madird keluar sebagai pemenang setelah mengalahkan Liverpool dengan score 3-1 di final Liga Champions, di Satdiun Olimpiyskiy, kiev, Sabtu 26 Mei 2018. Atas kemenangan Real Madrid di final Liga champions sebanyak 3 kali berturut-turut hal tersebut menjadikan Cristian Ronaldo menjadi salah satu pemain bola tersukses di Liga Champions dengan trofi terbanyak di Liga Champions.

Cristian Ronaldo sudah empat kali jadi juara Liga Champions bersama timnya. Prestasi tersebut di raih di tahun 2008 bersama Mancester United dan di tahun 2014, 2016, 2017 bersama Real Madrid.
Kemenangan pasca melawan Liverpool di Stadiun Olimpiyskiy, memperjelas dominasi penyerang berusia 33 tahun di kompetisi Liga Champions. Soalnya semasa perjalanan di ajang kompetisi tersebut, tidak ada satu pemain sepak bola yang bisa meraih lima trofi Liga Champions selain Cristian Ronaldo.

Ada sebagian beberapa nama pemain seperti Gerard Pique, Lionel Messi , Andre Iniesta, Xavi Hernandes, dan terakhir Clerence Seedorf, yang merupakan sosok pemain yang menedekati rekor Dari Cristian Ronaldo, Kelima nama pemain tersebut masing-masing sudah menggoleksi 4 trofi jugara Liga Champions.

Cristian Ronaldo sangat bahagia sekali atas prestasinya tersebut, karena berhasil mencatatkan namanya sebagai pencetak rekor pemain dengan koleksi trofi jaura Liga Champions terbanyak. Cristian Ronaldo pun memberi usul nama kompetisi Liga Champions seharusnya diubah karena kesuksesannya tersebut.

Ujar Cristian Ronaldo, “nama kompetisi Liga Champions seharusnya diubah menjadi Liga Champions CR7. Karena sayang sudah memenangi Liga Champions tersebut sebanyak lima kali dalam karir saya, jadi kenapa harus bersefih?”.

Tangisan Salah, Carvajal dan Aksi Judo Sergio Ramos

– Tangisan Mohamed Salah dan Dani Carvajal

Pada berlangsungnya babak pertama, Liverpool dan fans Liverpool harus merasakan rasa kekecewaan yang mendalam. Pasalnya, pemain bintang, Mohamed Salah mengalami cedera di bagian bahu setelah berduel dengan kapten Real Madrid, Sergio Ramos. Mohamed Salah yang sedang mengalami cedera dibagian bahu terpaksa harus ditarik keluar dan di gantikan oleh Adam Lallana pada menit e-31.

Rupanya tidak hanya Mohamed Salah yang menggalami kecedera, berlangsung nya babak ke-2 bek sayap kanan Real Madrid, Dani Carvajal pun cedera dan terpaksa harus di tarik keluar dan digantikan Nacho.

Dengan penuh dengan rasa kekecewaan yang sangat amat mendalam, Mohamed Salah dan Dani Carvajal meninggalkan lapangan hijau sambil menangis karena tidak bisa melanjutkan pertandingan.

Mohamed Salah dan Dani Carvajal masing-masing akan terdaftar dalam skuad Piala Dunia yang akan datang. Akankah kedua pemain penting itu sembuh sebelum Piala Dunia dimulai 18hari lagi?

– Aksi judo mematikan Sergio Ramos

Saat berlangsungnya babak pertama final Liga Champions, kapten Real Madrid, Sergio Ramos sudah menjaga ketak Mohamed Salah. Saat terjadi duel antar Mohamed Salah dengan Sergio Ramos, terlihat tangan kiri Sergio Ramos menjepit tangan kanan Mohamed Salah. Entah itu sengaja atau tidak, Sergio Ramos pun menjatuhkan diri dan Mohamed Salah pun ikut tertarik.

Alahasil pendaratan dari Mohamed Salah tidak sempurna karena bahu kiri terlebih dahulu menyentuh tanah sehingga menyebabkan Mohamed Salah cedera di bagian bahu kirinya.

Kapten Real Madrid itu pun tidak kenak hukuman dari wasit yang melihat kejadian tersebut. Sebagai gantinya Sergio Ramos mendapatkan berbagai kecaman netizen setelah usai pertandingan final Liga Champions.

Dosa Kapten Real Madrid Difinal Liga Champions 2018

Kapten Real Madrid, Sergia Ramos, menjadi pemain utama kemenangan timnya paska melawan Liverpool pada pucak final Liga Champions 2018. Bukan dengan gol, tetapi dengan aksi kontroversial.

Kapten dari Real Madrid, Sergio Ramos dikenal sebagai pemain lini belakang sayang agresif dan brutal yang tidak segan menebas pemain lawan. Sergio Ramos bisa di sebut bek lini belakang yang ganas setelah mantan pemain dari bek Inter Milan dan timnas Italia, Marco Materazza.

Namun, aksi agresif dan brutal dari Segio Ramos sudah menjadi bagian dari pemainan Real Madrid. Hal itu tersebut membuat lini belakang pertahanan Real Madird menjadi lebih kokoh dan tanpa kompromi .

Kapten Real Madrid, Sergio Ramos sudah sering beberapa kali terkait pertikaiian dengan pemain lawan dalam pertandingan masih berlangsung, baik di kompetisi La Liga maupun di kompetisi Liga Champions. Pemain Barcelona, Lionel Messi, sudah beberapa kali menjadi sasaran empuk kekasaran Sergio Ramos.

Teknik tekel sudah menjadi hal yang biasa di sepak bola. Pemain yang berusia 32 tahun tidak segan-segan melakukan kekasaran pada pemain lain seperti: menyikut, menendang, membanting dan menginjak pemain lawan hanya karena alasan mempertahankan lini belakang pertahanan Real Madrid.

Namun, kekasaran Sergio Ramos tersebut terbukti efektif karena Real Madrid meraih hasil positif. Pada tanggal 26 Mei 2018, Serfio Ramos berhasil membaut Real Madrid meraih trofi Liga Champions 2017-2018.

Berikut beberapa aksi kontroversial Sergio Ramos di partai final Liga Champions:

Bekat aksi kekasaran Sergio Ramos terhadap Mohamed Salah membuat pemain ujung tombak dari Liverpool menggalami cedera. Mohamed Salah pun secara terpaksa tidak bisa melanjutkan laga final Champions sampai akhir dan di tarik keluar pada menit ke-31.

Tim medis dari Liverpool mengatakan bahwa Mohamed Salah mengalami cedera dislokasi bahu. hal tersebut membuat pemainan dari Liverpool pincang.

Sebelum Mohamed Salah dilanda cedera, Mohamed Salah membuat timnya mengguasai permainan. Setelah Mohamed Salah di tarik keluar karena cedera, Real Madrid langsung menekan Liverpool dan akhirnya menang dengan score 3-1.

Lini Serang Liverpool Jauh Lebih Mematikan Dari Real Madrid

Salah satu legenda Liverpool  Phil Thompson  jika penyerang Liverpool yang di oleh Roberto Firmino, Mohemmed Salah dan Sadio Mane merupakan yang terbaik di dunia pada saat ini. Phil bahkan membandingkan ketiganya dengan para penyerang Real Madrid. Menurut Eks Liverpool ini jika Madrid hanya mengadalkan sosok Ronaldo saja untuk mendulang gol. Berbeda dengan The Reds yang sangat mengadalkan ketiganya untuk merobek gawang lawan.

Banyak para prediksi menilai jika partai final nanti hanya menjadi ajang unjuk gigi bagi Cristiano Ronaldo dan Mohammed Salah, sedangkan menurut Thompson berbeda ia menyakini jika Trio penyerang Liverpool jauh lebib baik para penyerang El Real.

Menurut Thompson jika pelatih Real Madrid Zenedine Zidane bisa menurunkan Cristiano Ronaldo, Gareth Bale, Marco Asensio hingga Karime Benzema namun hal tersebut tidak bisa bandingkan para penyerang Liverpool.

‘’Jika saya melihat kami memiliki kecepatan yang lebih baik dari mereka, kami lebih cerdas untuk memanfaatkan peluang. Dan saya pikir Trio penyerang yang di miliki Liverpool seperti Mane, Firmino dan Salah jauh lebih baik dari ketiga penyerang Real Madrid.’’ ujar Phil Thampson.

‘’Jadi ini sangat sederhana, Madrid tetap akan menggunakan Benzema sebagai penyerang utama, lalu Ronaldo akan ada di belakang Benzema secara bergantian mereka akan saling bertukar posisi.Sedangkan Bale mungkin tidak akan main pada partai final, karena Zidane merasa frustasi dengan kodisi cedera yang sering menimpannya. Dua penyerang vs Trio penyerang Liverpool anda bisa bandingkan hal tersebut mana yang jauh lebih mengerikan.’’ tutur Phil.

Apa yang dikatakan Phil Thampson memang ada benarnya juga, pasalnya Liverpool berhasil mencetak 46 gol dari 14 pertandingan di ajang Liga Champions Eropa pada musim ini, Mereka bahkan berhasil memecahkan rekor Barcelona yang mampu mencetak 45 gol pada musim 1999-2000. Dengan demikian secara statistik lini serang jauh lebih unggul dari Real Madrid.

Caen Tahan Paris Saint-Germain 0-0

Caen bermain baik pada pertandingannya melawan juara Perancis Ligue 1 Paris-Saint Germain di Stade Michel d’Ornano. Fase degradasi akan menimpa Caen jika kalah pada pertandingan tersebut. skor 0-0 sudah cukup bagi Caen untuk bertahan di kasta tertinggi Ligue 1 Liga Perancis.

Meski tercatat memiliki penguasaan bola yang kalah jika di bandingkan dengan Paris Saint-Germain namun caen terbukti cukup tajam dengan menciptakan beberapa peluang ke gawang Paris Saint-Germain. 11 tembakan berhasil di lepaskan dan enam diantaranya tepat sasaran ke gawang Paris Saint-Germain.

Paris Saint-Germain sendiri tidak memainkan tim intinya. pemain muda di turunkan dalam pertandingan tersebut guna melatih mental dan pengalaman mereka. Terlihat bahwa beberapa pemain seperti Javier Pastore, Timothy Weah, Christopher Nkunku, serta Lassana Diara masuk dalam skuad Paris Saint-Germain. Pemain muda yang di mainkan tersebut terbukti mampu memberikan daya gedor ke gawang Caen. hal tersebut terliat dari 15 menit awal babak pertama yang berhasil mereka tempuh dengan menciptakan dua peluang ke gawang Caen.

Thiago Motta yang sudah merencanakan untuk hengkang pada musim depan dari Paris Saint-Germain juga sempat tampil mengancam gawang Caen pada menit ke-72. umpang matang dari Thomas Meunir berhasil di sundul ke gawang Caen namun sayangnya masih menyamping ke sisi kiri gawang. Sampai peluit tanda akhir pertandingan di bunyikan kedua tim belum berhasil mencetakkan gol dan skor imbang 0-0 menjadi akhir dari pertandingan tersebut.

PSG Buat Penawaran Yang Menarik Untuk Buffon

Gianluigi Buffon yang secara resmi menyampaikan niatnya untuk hengkang dari Juventus membuat gempar sejumlah tim besar di Liga Eropa. Tawaran banyak berdatangan untuk merekrut Buffon agar mau bergabung di Tim.

Liverpool Dan PSG merupakan tim besar yang siap untuk menampung Buffon pasca hengkang dari Juventus. tawaran yang paling menarik datang dari club PSG yang berencana akan menaikkan gaji Buffon dua kali lipat dari gaji yang ia dapatkan di Juventus. Kontrak 2 tahun disiapkan untuk menjamin masa depan Buffon di PSG.

Buffon sendiri sudah tercatat membela club Juventus selama 17 tahun dan pertandingan melawan Hellas Verona akan jadi pertandingan terakhirnya bersama dengan Juventus. Buffon hingga saat ini masih belum menentukan masa depannya di musim depan nanti. Buffon masih ingin berpikir sebelum memutuskan untuk bergabung dengan tim yang sudah banyak berdatangan untuk mengajaknya bergabung.

Kiper 40 tahun ini memang merupakan legenda dunia yang menjadi incaran banyak club besar di semua Liga eropa. Upaya PSG berbilang sangat keras untuk bisa mendatangkan Buffon ke Parc des Princes. Harga delapan puluh juta euro pertahun menjadi tawaran yang di berikan PSG untuk mendapatkan tanda tangan Buffon dikontrak berdurasi dua tahun tersebut.

PSG saat ini membutuhkan jasa dari Buffon untuk mengamankan gawang mereka dan PSG yakin bahwa keputusan untuk mendatangkan kiper legendaris tersebut sudah tepat agar clubnya akan berprestasi lebih baik lagi di musim depan.

Guardiola Puji Kebolehan David Silva

Salah satu pemain Manchester City yang berperan penting dalam setiap kemenangan yang berhasil di raih adalah David Silva. sang gelandang mendapat pujian dari pelatihnya. menurut Guardiola, David Silva merupakan sebuah perpaduan antara Xavi Hernandez dan Andres Iniesta.

Seperti yang kita ketahui bahwa Guardiola pernah menangani Barcelona selama 4 tahun dan bukan hal yang kebetulan jika pernyataan tersebut di keluarkan olehnya. Pada musim ini mungkin perhatian publik lebih banyak tertuju pada Kevin De Bruyne namun hal tersebut tidak menghilangkan peran dari David Silva yang mendukung penampilan dari De Bruyne untuk bisa mengolah tempo permainan di lapangan.

Pengawalan permainan lebih cenderung di tunjukkan oleh David Silva dan kesuksesan dalam permainan merupakan jasa dari sang gelandang. Guardiola menuturkan bahwa kemenangan sebuah tim bergantung pada kinerja dari gelandang tengahnya. gelandang tengah yang baik pasti akan mampu memberikan tempo permainan yang baik kepada timnya.

Umpan umpan terobosan banyak di hasilkan dari pergerakkan gelandang tengah dalam sebuah tim. Di kompetisinya bersama dengan Manchester City tercatat bahwa David Silva berhasil menyumbangkan 10 gol dan sedikitnya 13 assit tercipta bagi Manchester City.

Bersama dengan Rekannya De Bruyne serta mohamamd salah dari Club liverpool Gelar pemain terbaik berhasil disandang oleh Gelandang berusia 32 tahun tersebut di sepanjang musim Liga Inggris 2018.

Impian Ramos Untuk Raih Gelar Hatrick Liga Champions

Rekor juara tiga kali berturut turut mungkin akan di gapai oleh Real Madrid musim ini dengan memenangkan pertandingan Final nanti saat melawan Liverpool. Sang Kapten, Sergio Ramos mengaku bahwa impian terbesarnya saat bermain bersama Real Madrid mungkin akan bisa terwujud pada pertandingan Final nanti. Impian tersebut mungkin akan sulit di gapai pasalnya tim yang akan menjadi lawan Real Madrid di final merupakan tim yang sedang naik daun di musim ini.

Liverpool dengan skuad terbarunya kini terbukti menjadi pesaing yang berat bagi tim tim di eropa. salah satu gelar pemain terbaik sudah di raih oleh pemain liverpool yakni Mohammad Salah.

Dua Laga Final Liga Champions berhasil dilalui dengan baik oleh Real Madrid dengan menjadi juara yakni pada tahun 2016 dengan mengalahkan Atletico Madrid dan pada tahun lalu berhasil mengalahkan tim Juventus. tahun ini Real Madrid kembali masuk ke final dan akan menantang tim Liverpool.

Kemenangan kali ini merupakan rekor yang tidak mudah untuk didapat. Hatrick tiga kali dalam Liga Champions belum pernah terjadi dalam sejarah dunia dan ini merupakan pencapaian yang paling bergengsi bagi Real Madrid dan timnya. Gelar Raja Eropa mungkin akan di sandang mereka dengan memenangkan piala Liga Champions kali ini.

Perlu di ketahui bahwa secara keseluruhan Real Madrid sudah pernah menjuarai 13 kali Liga Champions namun kesempatan untuk Hatrick baru kali ini tercipta. Peluang ini tentunya di sambut dengan positif oleh keseluruhan tim Real Madrid. Laga Melawan Liverpool di stadion NSC Olimpiyskiy, Kiev, Ukranina, 26 Mei 2018 nanti akan menjadi saksi pencapaian rekor baru bagi Real Madrid jika berhasil memenangkan pertandingan tersebut.

Faktor Kemenangan Home United Di Piala AFC

Faktor Kemenangan Home United Di Piala AFC

Home United berhasil melakju ke final setelah berhasil mengalahkan tim Pesija pada Piala AFC 2018 zona ASEAN. kemenangan di leg kedua ini mengantarkan tim Home United menuju ke final. skor 3-1 menjadi akhir dari laga tersebut dengan agregat 6-3 maka The Protectors wajib lolos ke final.

Home United mengakui bahwa Pesija bukanlah lawan yang mudah untuk di taklukkan apalagi mereka harus menghadapi mereka di depan suporter pendukungnya. Para pemain Home United sempat mengalami shock di awal pertandingan namun seiring berjalannya menit di babak pertama mereka mampu untuk meningkatkan tempo permainan.

Strategi dari pelatih Home United juga terbukti berhasil dengan melakukan pengawalan yang baik terhadap Marko Simic dan Riko Simanjuntak maka pergerakan dari Persija dapat di patahkan. menurut pelatih Home United kedua pemain tersebut merupakan kunci dari permainan Persija. dengan membatasi pergerakan kedua pemain tersebut maka Persija dapat di lumpuhkan oleh para pemainnya.

Kami coba untuk menutup ruang pergerakan dari ujung tombak pemain pemain pesija dan setelah mereka lengah kami coba untuk menerobos pertahanan dan melakukan upaya untuk membuat gol. Mental yang kuat dari para pemain juga menjadi pendukung kemenangan pada pertandingan tersebut. Pertandigan ini memberikan pengalaman yang baik untuk para pemain kami.

pengalaman tersebut akan bermamfaat bagi kami ketika di final nanti. Kami berharap Persija dapat tampil lebih baik lagi pada musim depan dan kami mengharapkan pertandingan dengan persija di musim depan.