Faktor Kemenangan Home United Di Piala AFC

Faktor Kemenangan Home United Di Piala AFC

Home United berhasil melakju ke final setelah berhasil mengalahkan tim Pesija pada Piala AFC 2018 zona ASEAN. kemenangan di leg kedua ini mengantarkan tim Home United menuju ke final. skor 3-1 menjadi akhir dari laga tersebut dengan agregat 6-3 maka The Protectors wajib lolos ke final.

Home United mengakui bahwa Pesija bukanlah lawan yang mudah untuk di taklukkan apalagi mereka harus menghadapi mereka di depan suporter pendukungnya. Para pemain Home United sempat mengalami shock di awal pertandingan namun seiring berjalannya menit di babak pertama mereka mampu untuk meningkatkan tempo permainan.

Strategi dari pelatih Home United juga terbukti berhasil dengan melakukan pengawalan yang baik terhadap Marko Simic dan Riko Simanjuntak maka pergerakan dari Persija dapat di patahkan. menurut pelatih Home United kedua pemain tersebut merupakan kunci dari permainan Persija. dengan membatasi pergerakan kedua pemain tersebut maka Persija dapat di lumpuhkan oleh para pemainnya.

Kami coba untuk menutup ruang pergerakan dari ujung tombak pemain pemain pesija dan setelah mereka lengah kami coba untuk menerobos pertahanan dan melakukan upaya untuk membuat gol. Mental yang kuat dari para pemain juga menjadi pendukung kemenangan pada pertandingan tersebut. Pertandigan ini memberikan pengalaman yang baik untuk para pemain kami.

pengalaman tersebut akan bermamfaat bagi kami ketika di final nanti. Kami berharap Persija dapat tampil lebih baik lagi pada musim depan dan kami mengharapkan pertandingan dengan persija di musim depan.

Batal Memimpin Pertandingan, Wasit Diduga Korupsi

Fahad Al Mirdasi adalah wasit yang ditunjuk FIFA untuk memimpin jalannya pertandingan piala dunia 2018. Wasit tersebut di kabarkan gagal memimpin jalannya pertandingan final antara Al Ittihad melawan Al Faisali di Abdullah bin Abdulaziz Sport City Stadium, Jeddah, 12 Mei 2018, Sabtu lalu. Mirdasi harus menjalani investigasi terkait kabar korupsi yang di lakukannya sebelum pertandingan Final tersebut akan dilaksanakan.

Mirdasi awalnya ditunjuk untuk memimpin pertangingan tersebut namun Federasi Sepakbola Arab Saudi kemudian memutuskan bahwa wasit tersebut harus di gantikan guna untuk menjalani investigasi terkait masalah korupsi yang melandanya.

Sampai saat ini belum ada pernyataan resmi dari Federasi Sepak Bola Arab Saudi terkait insiden tersebut. FIFA juga menyatakan untuk menyerahkan sepenuhnya proses pemeriksaan tersebut kepada Federasi Sepakbola Arab Saudi. hal tersebut dikeluarkan untuk menghindari terjadinya isu tidak baik terkait insiden tersebut.

Surat kabar Asharq Al Awsat memberitakan bahwa wasit berusia 32 tahun tersebut telah menghubungi salah satu pimpinan club sebelum pertandingan di gelar. wasit tersebut mengklaim sejumlah uang dari klub tersebut guna melakukan kecurangan dalam pertandingan final nantinya. Federasi Sepakbola Arab Saudi dan Fahad Al Mirdasi sampai saat ini belum menangapi isu yang di beritakan oleh surat kabar tersebut.

Perlu diketahui bahwa Al Mirdasi memiliki sejumlah pengalaman dalam mengawali karirnya sebagai wasit internasional diantaranya Mirdasi memimpin jalannya pertandingan antara Meksiko melawan Portugal dalam piala Konfederasi tahun 2017. dalam laga tersebut tercatat Mirdasi dua kali memberikan tendangan pinalti dan dua kartu merah saat babak perpanjangan waktu serta mengusir pelatih mesiko dari lapangan pertandingan.

Liverpool Masih Bejuang Di Liga Inggris

Perjuaangan liverpool masih harus berlanjut di Liga Inggris pasalnya the reds masih memperebutkan posisi keempat pada liga inggris dengan rivalnya chelsea. Kedua tim di ketahui hanya mempunyai selesih 2 poin untuk memperebutkan posisi keempat pada liga inggris.

Liverpool saat ini berada di posisi keempat dengan mengantongi 72 poin dan chelsea berada di posisi kelima dengan mengolekasi 70 poin. pertandingan hidup dan mati masih di jalani oleh kedua tim tersebut untuk mendapatkan jatah untuk tampil pada Liga Champions musim depan.

Brighton & Hove Albion merupakan lawan dari liverpoll pada pertandingan terakhirnya. di kabarkan tim Brighton akan tampil tanpa adanya tekanan yang berarti sebab tim ini merupakan tim promosi pada musim ini dan sudah membuktikan dirinya dengan bertahan di liga inggris atau tidak berada pada fase eliminasi.

Liverpool di pastikan harus memetik kemenangan pada pertandingan yang akan di jalaninya kontra Brighton & Hove Albion. di samping itu juga pertandingan final liga champions juga tengah menanti mereka. real madrid akan menjadi lawan yang tangguh di final nantinya. Hal tersebut juga menambah tekanan yang akan di rasakan oleh liverpool. tampil dengan baik mungkin harus di perlihatan pada laga laga berikutnya yang akan di jalani liverpool.

Pertandingan ini akan menjadi penentu bagi liverpool untuk bisa tampil lagi pada liga champions. minimal 1 poin harus di kantongi oleh liverpool agar posisi keempat tidak di geser oleh chelsea.

Pep Guardiola Ingin Mengikuti Jejak MU Membawa Manchester City Mempertahankan Gelar

Kabar Bola Terupdate – Sang Pelatih Manchester City, Pep Guardiola terinspirasi untuk mengikuti jejak MU (Manchester United) yang kala itu mampu mempertahankan gelar juara Liga Inggris. Kini, dia Guardiola tertantang untuk menjadikan Manchester City sebagai tim pertama yang mempertahankan gelar sejak 2009.

Manchester City sendiri ini memastikan menjadi juara Liga Inggris 2017/2018 disaat tim pesaing terdekat mereka Manchester United (MU) dikalahkan West Bromwich Albion, 15 April lalu.

Setelah menunggu beberapa waktu akhirnya Vincent Kompany dan kawan-kawan dapat dipastikan keluar sebagai kampiun dan berhak mengangkat trofi Liga Inggris seusai laga melawan Huddersfield Town di Etihad Stadium.

Liga Inggris merupakan kompetisi domestik tersulit di dunia. Tapi saya menerima tantangan ini,” ungkap Guardiola, dikutip situs resmi Manchester City.

Tim terakhir yang mampu mempertahankan titel Liga Inggris adalah Manchester United dikala mampu mempertahankan tiga gelar Liga Inggris secara beruntun yaitu pada periode 2007-2009

Setelah masa jayanya MU itu selalu para juara Liga Inggris selalu terpuruk pada musim berikutnya. Bahkan dua penguasa terakhir sebelum Manchester City, yaitu Chelsea dan Leicester City, gagal masuk ke empat besar Liga Inggris.

Jangankan merebut gelar lagi, beberapa pemenang teranyar Liga Inggris justru tidak lolos Liga Champions. Maka misi kami musim depan sangat berat,” ungkap Guardiola.

Trend Tim juara gagal mempertahankan gelar juara tersebut bisa saja berpotensi berlanjut pada musim ini. Chelsea sendiri sebagai juara bertahan musim lalu saat ini masih menempati posisi lima. Chelsea masih harus bersaing melawan Liverpool dan Tottenham Hotspur untuk mewakili Liga Inggris untuk bertanding di Liga Champions Eropa musim Pada Musim Depan.

Empat Besar Primer Leangue Berjalan Panas

Sepak Bola-Liverpool harus mengalami kekalahan dramatis dari Chelsea pada lanjutan Liga Primer Inggris,akhir pekan yang lalu.Dengan kemenangan tersebut membuat pasukan Antonio Conte lolos zona Liga Champions Eropa pada musim depan terbuka lebar.

Perebutan empat besar di lakukan oleh Totenham Hot Spurs, Liverpool dan Chelsea. Sedangakan Manchester City dan Manchester United sudah di pastikan akan lolos pada ajang Liga Champions Eropa pada musim depan, karena berada di puncak dan Runner Up.

Totenham yang berada di posisi empat klasmen sementara harus mengalami kekalahan yang mengejutkan ketika menghadapi West Brown yang membuat mereka harus memenangkan dua laga sisa di pertandingan Primer leangue jika mereka tidak mau di gusur oleh Chelsea yang mulai mengikutinya.

Perolehan poin mereka sendiri memiliki jarak di antaranya Liverpool yang berada di posisi tiga klasemen dengan raihan 72 poin,Totenham Hot Spurs empat dengan raihan 71 poin dan  Chelsea yang berada di posisi lima dengan raihan 69 poin.

Chelsea sendiri harus berharap Liverpool kalah dalam pertandingan terakhirnya kontra Brigton dan agar mereka dapat masuk di zona empat besar. Liverpol sendrii telah menjalani 37 pertandingan dan hanya memiliki satu pertandingan terakhir, jika kalah pasukan Jurgen klopp terancam tidak bisa bermain di ajang benua biru pada musim depan.Sedangkan Chelsea masih memiliki dua pertandingan tersisa di Primer Leangue.

Sedangkan Totenham Hot Spurs sendiri harus berhati hati jika kalah satu pertandingan lagi posisi mereka akan di tempati oleh Chelsea pada musim depan.

Liverpool maupun Totenham Hot Spurs akan mendapat banyak tekanan dalam beberapa pertandingan terakhir Primer Leangue, Karena Chelsea akan membuat mereka tidak nyaman dalam beberapa pertandingan terakhiri di Primer Leangue. The Blues akan mencoba mati matian untuk menekan mereka.

Allegri : Juventus Masih Membutuhkan Dybala, Jadi Dia Tidak Akan Pergi

Turin-Juventus pada musim ini telah menjadi  salah satu klub yang sulit di rusak dominasinya, terutama di ajang Serie A Italia. Dengan Juve yang hampir di pastikan kembali mempertahankan gelar juaranya pada musim ini, membuat satu nama muncul sebagai pemain yang sangat berkontribusi kepada klub. Pemain tersebut adalah Paulo Dybala yang menujukan aksi memukaunya. Dengan pemampilan bagusnya mengundang beberapa klub top Eropa untuk menggunakan Service mantan pemain Palermo tersebut pada musim depan, klub sepeti Manchester United, Manchester City, Real Madrid hingga Paris Saint Germain amat  tertarik mengeluarkannya dari Turin pada musim depan.

Dybala sendiri menjadi salah satu pemain pujaan dari fans Biancconeri, dengan penampilan Infresifnya yang berhasil mencetak 64 gol dari 129 pertandingan yang telah di jalaninya selama tiga musim terakhir.

Aksi luar biasa dari sang pemain ketika, Dybala mampu membantu Juventus menyingkirkan Totenham Hot Spurs di babk delapan besar Liga Champions Eropa. Dengan satu golnya di Wembley Stadium membuat ia berhasil menghantarkan Juventus masuk ke perempat final untuk bertarung dengan Real Madrid, Namun sayang Dybala tidak mampu membantu klubnya ketika bersua sang juara bertahan Real Madrid pada perempat final.

Dengan penampilan bagusnya, Allegri percaya jika Dybala tidaklah akan pergi dari Turin, menurutnya tenaga Dybala masih di butuh klub yang bermarkas di Allianz Stadium.

”Dybala merupakan pemain penting kami, dia tahu bagaimana menjadi pemain terbaik,dan ia menjalani musim yang sangat bagus bersama kami.” ucap Allegri pada Konfersifers menjelang laga melawan Bologna di Serie A.

”Tapi masa depan Paulo hanya ia sendiri yang bisa menentukan, Ia hanya ingin fokus bersama Juventus. Jadi saya tidak yakin ia akan meninggalkan kami.” tutup Allegri.

Fellaini Ungkap Permasalahannya Kontranya Bersama Manchester United

Bolapanas-Gelandang Manchester United berambut Kribo Maurane Fellaini langsung mengungkapkan hal yang sebenarnya tentang masa depannya di klub mengenai rumour yang terus memberitakan jika sang pemain akan segera meninggalkan klub dengan status bebas transfer usai kontraknya yang akan habis pada musim depan.

Fellaini sendiri kontraknya akan habis pada 30 juni 2018 mendatang,Dan pada saat ini belum ada kesepakatan yang tercapai antara kedua klub.

Pada beberapa bulan yang lalu muncul sebuah kabar jika sang pemain akan segera memutuskan hengkang pada musim depan.Dan banyak klub yang mengincar pemain asal belgia tersebut, salah satunya adalah Galatasaray.

”Semua staff yang melakukan perkerjaan yang sangat baik sehingga membuat saya bertahan.Klub pada musim lalu tidak ingin memperpanjang kontrak saya, tapi sekarang saya memiliki posisi yang sangat kuat.Terlebih ketika Mourinho yang menyebutkan jika dirinya akan mempertahankan saya.” ucap Mourinho.

”Tahun yang lalu saya bertemu dengan pelatih dan berkata jika saya ingin memperpanjang kontrak saya.Tapi semuanya masih tidak ada jawaban,lalu saya langsung menjalani pertemuan kedua. Tapi saya tidak akan mengatakan hal yang sama sebanyak sepuluh kali.”

”Lalu saya menjadi pemain penting bagi tim pada musim lalu, saya tahu jika pemain bagus akan di hargai mencapai 50 juta poundsterling, dan klub tahu mereka melakukan hal tersebut.” Ia menuturkan.

Maurane Fellaini sendiri resmi bergabung dengan Manchester United pada musim 2013 yang lalu dari Everton.Dan hingga pada saat ini pemain berusia 30 tahun tersebut suadah menjalani 155 laga mencetak 20 gol dan 10 assist bagi Setan Merah di semua kompetisi yang telah di jalaninya.

Setan Merah Akan Pinjamkan Pemain Barunya

Inggris-Manchester United diberitakan akan segera meminjamkan pemain bertahan mereka yaitu Victor Lindelof pada musim depan. Hal ini dikarenakan sang pelatih Mourinho masih belum puas dengan penamipilan pemain yang di rekrut dari klub liga portugal tersebut.

Setan Merah sendiri merekrut dengan biaya mencapai  31 juta Pounsterling pada musim lalu dari klub Portugal Benfica.Tapi sang pemain masih kesulitan beradaptasi di Inggris yang membuatnya jarang mendapat kepecayaan dari sang Manager.

Mourinho sendiri sebenarnya sangat menyukai kualitas yang di miliki oleh Lindelof namun menurut pelatih asal Portugal tersebut dengan memberikan sang pemain bertahan kesempatan bermain lebih banyak akan membuat sang pemain bisa cepat beradaptasi dan mengeluarkan kemapuan terbaiknya.

Di United pemain Internasional Swedia tersebut harus bersaing dengan empat pemain bertahan yang berposisi di bek tengah, hal tersebutlah membuat Mou mantap untuk meminjamkan bek berusia 23 tahun tersebut.

Lindelof sendiri masih memiliki kotrak tiga tahun kedepan bersama Unitd, dan membuat Mourinho sabar untuk menunggu kemampuan terbaiknya. Jika pun jadi di pinjamkan tampaknya Manchester United akan meminjamkan sang pemain ke sesama klub Primer Leangue dikarenakan agar sang pemain lebih mampu untuk beradaptasi di kompetissi inggris yang terkenal keras dan cepat.

Manchester United sendiri sebenarnya juga di kaitkan dengan beberapa pemain bertahan untuk musim depan, di antaranya mantan pemain mereka Jonny Evans, Samuel Umtiti,hingga Toby Aldewerild.

Pasukan Jose Mourinho sendiri pada musim ini tidaklah terlalu cemerlang terutama di ajang Liga Champions eropa, Mereka harus tersingkir oleh wakil Spanyol Sevilla di babak 16 besar, dan mereka masih duduk di posisi dua klasmen sementara. dan berpotensi menyabet  gelar satu satunya di ajang Piala FA, Mereka akan menghadapi Chelsesa pada laga Final tersebut.

Conte Bilang Salah Bagus Karena Pernah Bermain Di Italia

Surga Bola-Pelatih Chelsea Antonio Conte Mengungkapkan jika kehebatan dari Mohamed Salah pada musim ini di karenakan dirinya tengah bermain dengan sangat baik di kompetisi Serie A terutama ketika dirinya bermain bersama As Roma dan Fiorentina selama beberapa musim terakhir.

Pemaim mesir sendiri pada musim ini bermain sangat luar biasa untuk Liverpool dan berhasil  mencetak 43 gol dari 47 pertandingan yang telah di jalaninya.

Chelsea sendiri sebenernya memiliki kesempatan untuk mempertahankan Salah, namun karena minimnya menit bermain yang di dapatkan oleh Salah membuat ia di pinjamkan ke Fiorentina dan Chelsea memasukannya dalam bagian Transfer Juan Cuadrado sebelum Fiorentina melepasknya ke As Roma.

Bergabung bersama Roma membuat Salah tampil lebih luar biasa sehingga membuat Liverpool langsung memboyongnya dengan Mahar 42 juta Euro pada musim panas kemarin.

Sehingga banyak yang mepertanyakan bagaimaa Chelsea bisa melepas pemain seperti Salah yang luar biasa pada musim ini.Dan beberaoa orang menyayangkan Salah di lepas dengan cuma cuma di masa lalu, tapi Manager Chelsea Antonio Conte tidak sependapat akan hal itu, dirinya lebih memiliki pandangan yang berbeda.

‘’Itu tidak mudah, kita harus membedakan Salah empat hingga lima tahun yang lalu, tidak untuk sekarang. Saya rasa Salah yang sekarang sudah berkembang dengan sangat pesat dan luar biasa.

‘’Saya melihat pengalaman di Italia membuatnya menjadi yang sekarang, dirinya sangat Special. Saya juga yakin dia bukan salah yang di masa lalu.

‘’Ketika melihat itu saya rasa sulit mencari perbandingan akan hal itu.’’

Mohamed salah sendiri di rekrut pada 2014 yang lalu dari Fc Basel dan di lepas Chelsea pada 2016 yang lalu ke Fiorentina dengan status pinjaman.

Madrid Akan Takut Hadapi Liverpool

Eropa-Liga Champion pada musim ini masih di dominasi oleh Sang juara Bertahan Real Madrid, Namun Madrid harus sediki khawatir karena ada satu wakil Inggris yang di prediksi akan menjurai Liga Champions pada musim ini, Liverpool.

Real Madrid maupun Liverpool pada musim ini tengah sama sama melangkah ke babak semifinal. El Real akan menghadapi Bayern Munchen, sedangkan Liverpool akan bertarung dengan As Roma.

Saat ini Madrid hanya memiliki satu kompetisi untuk mendapatkan trofi pada musim ini, mereka juga ingin mempertahankan Trofi Liga Champions  yang merupakan ajang yang bisa mereka dapatkan.

Menurut pendapat, Grame Le Saux  mengatakan jika Madrid akan sangat tidak bahagia jika mereka sempat berjumpa denagn Liverpool di Partai Final.Bahkan Saux menyakini jika tim Zidane bisa takluk jika berjumpa dengan The Reds.

‘’Saya berpikir Madrid akan sedikit ketakutan jika berjumpa dengan Liverpool di Final, Liverpool justru akan tampil percaya diri karena ini perdana bagi mereka.’’

‘’Kita mungkin akan melihat Ronaldo mencetak gol, Namun Madrid sangat bergantung pada nya. Sedangkan Liverpool bermain layaknya Team. Mereka sangat Kompak semua pemain bisa mencetak gol.’’ ucapnya.’’