Kiper Kelas Dunia Yang Mengecewakan Atas Penampilannya

Pemain yang bermain menjadi kiper yang dimana merupakan garis pertahanan terakhir dalam permainan sepak bola. Kiper yang bagus dan bisa menunjukkan performanya diatas lapangan bisa menjaga gawangnnya dari serbuan pemain lawan agar tidak kebobolan gol. Kiper termahal sekarang masih dipegang oleh klub Chelsea dimana mendatangkan Kepa Arrizabalaga yang dimana sejauh ii sangat mengesankan akan tetapi tidak semua kiper kelas dunia mampu mempertahankan performanya yang solid dalam urusan menjaga gawangnya. Berikut beberapa kiper yang sangat mengecewakan penampilannya dan sudah banyak kebobolan pada hal merupakan kiper kelas dunia.

1. Manuel Neuer
Banyak yang sudah menganggap bahwa kiper ini sebagai terbaik didunia namun pada musim lalu dirinya mengalami cedera kaki yang harus diistirahatkan sepanjang musim. untungnya dapat segera pulih cepat waktu piala dunia di Rusia namun pada saat kembalinya dirinya bisa bermain kembali tapi tidak dengan performa yang mengesankan dimana sudah banyak kebobolan gol yang dimana kiper asal german tersebut sudah jauh dari standarnya.

2. Thibaut Courtois
Merupakan kiper yang tampil hebat dalam piala dunia rusia 2018 dan sudah dinobatkan sebagai kiper terbaik dunia. penampilannya yang hebat membuatnya bisa pindah ke klub Real Madrid. Namun pada saat bermain di liga Spanyol masih belum terlihat bagus performanya dan menurun drastis yang membuatnya banyak kemasukan gol pada saat membela Los Blancos yang memang sedang dalam masa krisis dan masih menghuni peringkat keenam di klasemen liga.

3. David de Gea
kiper milik Manchester United ini sudah kemasukan gol bersama klubnya dimusim ini. bahkan De Gea hanya bisa mengemaskan satu clean sheet sejauh ini yang padahal pada musim kemarin dirinya berhasil mempertahankan dengan mencatatkan 18 clean sheet jadi penampilan pada musim ini bisa terbilang paling buruk dan mengecewakan.

Berikut Pemain Yang Sudah Siap dijual Munchen

Klub besar German Bayern Munchen sedang tidak bagus menjalankan musim ini dimana posisi mereka berada di ke-5 Bundesliga baru
memainkan 11 pertandingan. Pada liga champions juga masih belum menunjukkan persaingan yang besar yang pastinya sangat tidak
biasanya buat klub german di musim ini. kerena biasanya mereka akan memenangkan disetiap pertandingan oleh karena itu tim ini harus
mencari pemain baru untuk bisa membangkitkan kembali gaya mental petarung dan pastinya akan menjual pemain yang sudah layak dijual
berikut ini.

1. Franck Ribery
Merupan pemain yang sudah bertahun-tahun untuk Munchen dan berhasil menorehkan gol dan membantu memenangkan banyak gelar juara.
akan tetapi kemampuannya sudah mulai terlihat berkurang karena faktor usia mungkin. sebab kecepatan dan konsisten bermainnya sudah
banyak berkurang jadi kemungkinan keberadaannya di Munchen sudah tidak lama lagi.

2. Arjen Robben
Merupakan pemain yang dapat mencetak gol dengan kelincahan dan kecepatan dari sisi sayap. Dirinya yang masih diberikan kesempatan
untuk bermain satu musim lagi yang dimana sama dengan Ribery akan tetapi mungkin tidak akan mendapatkannya pada musim depan karena
sudah berusia 34 tahun. jadi Munchen harus mencari penggantinya untuk bisa membuat Munchem lebih bagus lagi.

3. Thomas Muller
Merupakan pemain yang meski tidak punya skill sehebat Ribery atau Robben tapi kemampuannya dalam mencari tempat atau posisi yang bagus untuk mencetak gol yang menjadikan dirinya pemain penting Munchen. Namun pada musim ini penampilannya terlihat menurun baik di klub maupun negaranya. Muller yang akan berusia 30 tahun pada musim depan yang meskipun para fans tidak bisa terima namun Bayern Munchen harus segera mencari penggantinya

Pemain Ini Mungkin Bisa Kalahkan Messi dan Ronaldo di Ballon d’Or 2018

Pemain terbaik dunia Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi merupakan pemain yang dimana sudah mengoleksi lima trofi Ballon d’Or. dimana mereka berdua selalu masuk dalam nominasi penghargaan bola emas akan tetapi tahun ini nampaknya memudar dimana ada pemain yang yang berkesempatan dalam perebutan kemenangan dalam penghargaan bergengsi tersebut. jadi kali ini kita akan membahas pemain yang kemungkinan akan melewati Messi dan Ronaldo di tahun ini.

1. Kylian Mbappe
Merupakan pemain asal prancis yang masih berumur 19 tahun akan tetapi sudah masuk sebagai pemain dengan prestasi yang tinggi dimana juga menjadikan pemain muda dengan talenta yang luar biasa dalam sepakbola. dirinya berhasil bersama PSG pada musim lalu dan membantu timnya menjuarai treble domestik dan menyumbangkan 21 gol. Pada piala dunia 2018 juga salah satu pemain terbaik dan berhasil membawa prancis menjadi juara piala dunia 2018 dan bukan tidak mungkin dirinya akan menjadi pesaing dalam penghargaan bola emas musim ini.

2. Luka Modric
Merupakan gelandang aktif dan terbaik dan difavoritkan untuk memangkan Ballon d’Or 2018 tahun ini. dimana pemain yang berusia 33 tahunini menjalani dengan sangat luar biasa bersama Real Madrid dan berhasil mengantarkan tiga kali beruntun juara liga champions dan memberikan assist delapan serta mampu mencetak dua gol untuk timnya. Modric yang sukses juga membawa negaranya kroasia untuk bisa mencapai final dalam piala dunia 2018 dan dirinya mendapatkan golden ball.

3. Raphael Varane
Merupakan pemain yang bermain diposisi bek yang termasuk salah satu bek terbaik didunia saat ini. dimana dirinya bisa menjadi pemain bek yang mendapatkan penghargaan ini sejak era Fabio Cannavaro pada 2006. Bermain bersama Real Madrid yang tampil luar biasa pada musim lalu yang merebut tiga trofi liga champions. dinegaranya prancis juga sosok kunci lini belakang karena berkat penampilannya bisa masuk ke dalam tim terbaik piala dunia 2018.

Antonio Rudiger Mengatakan, Pelaung Chelsea Meraih Juara Liga Inggris Semakin tipis

Bek Chelsea, Antonio Rudiger masih belum bisa melupakan kejadian hasil imbangyang di raih oleh Chelsea pada saat berhadapan dengan Everton pada akhir pekan lalu, Antonio Rudiger menilai hasl imbang ini membaut langkah Chelsea menjadi juara semakin berat.

Saat ini Chelsea berada di posisi ke dua klasemen sementara kompetisi liga premiser league. Para pasukan Maurizio Sarri memperoleh 28 poin dari 12 pertandingan.

Di posisi pertama dan kedua klasemen sementara di kompetisi liga premier league tepati oleh Manchester City dan Liverpool. Masing-masing klub tersebut mengoleksi 32 poin dan 30 poin dari 12 pertandingan yang melaloni di kompetisi liga premier league 2018 – 2019.

“Tentu saya dan rekan setim marah besar karena tidak bisa menggalahkan Everton. Padahal jika kami berhasil menang maka kami tidak perlu lagi memilikrkan pertandingan yang akan Manchester City atau Liverpool hadapi” kata, Antonio Rudiger

“kami gagal total memuntaskan pekerjaan menggalahkan Everton. Seharusnnya kami bisa memetik kemenangan atas Everton yang di bermain di kandang kami sendiri dan sedangkan Manchester City menghadapi Manchester United ,” ujar Antonio Rudiger

Pada kompetisi musim lalu Chelsea hanya berhasil finish ke posisi ke lima klasemen Liga Premier League dan itulah menjadi alasan Antonie Conte di pecat lalu di gantikan oleh pelah asal Italia, Maurizio Sarri pada musim kali ini kami tidak aakn menggulangi kesalahan yang sama seperti dulu lagi.

Juventus Cemas Akibat Cedera Yang Dialami Pjanic

Saat ini Juventus tengah merasa cemas, pasalnya salah satu pemain kunci mereka, Miralem Pjanic baru saja kembali dari
timnas Bosnia, namun kembalinya Pjanic diikuti dengan kondisi cedera yang cukup memprihatinkan.

Konsistensi yang ditunjukkan oleh Pjanic pada musim ini membuatnya menjadi sosok pemain yang sangat krusial bagi
Juventus. Bagaimana tidak, ia mampu mengawal lini tengah Juventus dengan sangat baik. Pada musim ini, Pjanic bahkan
sudah mencatatkan 15 kali penampilan bersama Juventus di semua kompetisi.

Melihat rekor ciamiknya tersebut, wajar saja jika ia dipanggil untuk memperkuat timnas Bosnia untuk menjalani berbagai
pertandingan internasional. Namun kepulangannya dari Bosnia dengan kondisi cedera menjadi hal yang buruk bagi
Juventus.

Ferasi Sepakbola Bosnia memberikan kabar bahwa sang pemain mengalami cedera yang cukup parah ketika berhadapan dengan
Austria pada hari Jumat 16/11 kemarin. Pertandingan yang menjadi rangkaian UEFA Nations League tersebut ditutup dengan
skor imbang tanpa gol.

Menurut lansiran pihak Calciomercato, sang pemain saat ini tengah menjalani perjalanan kembali ke Juventus. Kepulangan
lebih dini tersebut dimaksudkan agar sang pemain dapat menjalani berbagai macam perawatan untuk mengetahui kondisinya
lebih lanjut.

Karena cedera tersebut, Pjanic sudah dipastikan akan absen pada laga ujicoba kontra Spanyol yang akan diadakan pada
hari Senin 19/11 mendatang. Pertandingan melawan Spanyol akan dilaksanakan di Estadio Gran Canaria, Las Palmas
Spanyol.

Cedera yang dialami Pjanic bagaikan sambaran petir bagi Juventus. Untuk itu, Juventus harus memainkan opsi keduanya,
yakni Emre Can, sayangnya Emre Can juga tengah berada dalam kondisi pemulihan sehingga mustahil untuk dimainkan.
Juventus tampaknya harus menaruh harapan kepada Rodrigo Bentacur untuk mengisi kekosongan posisi Pjanic.

Liverpool Telah Siap Pecahkan Rekor Demi Dembele

Raksasa dari inggris, Liverpool, telah dikabarkan berminat untuk meminang penyerang dari Barcelona, Manajer The Reds, Ousmane Dembele, Juergen Klpp, bahkan siap untuk memecahkan rekor untuk transfer klub demi bisa memboyong Dembele ke Anfield.

Saat ini rekor dari transfer termahal Liverpool telah di pegang oleh bek andalan mereka, yaitu Virgil van Dijk, yang telah di datangkan dari Southampton dengan jumlah harga 75juta pounds atau sekitar jumlah Rp.1,4 triliun. Laporan dari The Sun mengatakan The Reds telah siap menebus Dembele dengan angka 85 juta pounds atau dengan setara Rp 1,6 triliun.

Dembele ini sendiri juga semakin kehinlangan tempat di sebuah tim utama Barcelona. Pelatih Ernesto Valverde telah kehilangan kepercayaan kepada Dembele dan juga lebih untuk memilih menurunkan Malcom ketika Barcelono akan di tumbangkan Real Betis dengan jumlah skor 3-4 di kandang nya sendiri.

Selain itu, Barcelona juga telah dikabarkan sudah muak dengan sebuah perilaku Dembele di luar lapangan. Pesepak bola yang berusia 21 tahun itu kerap keterlambatan datang ke dalam sesi latihan dan juga kesulitan untuk menjalankan diet yang telah diterapkan di dalam Camp Nou

Selain dari Liverpool, Arsenal juga telah di kabarkan menginginkan Dembele. Bahkan juga The Gunners sempat untuk melakukan pendekatan kepada seorang pemain pada bursa transfer di musim panas pada tahun ini sebelum akhir nya memutuskan untuk tetap bertahan bersama dengan Barcelona.

Manajer Dari MU Telah Sesalkan Absennya Pogba

Didalam laga yang sepenting Derby Manchester, Mourinho Jose selaku pelatih dari Manchester Uniter (MU) ini malah tidak
menyertakan seorang pemain andalan nya, yaitu Paul Pogba. Ternyata, pelatih yang berasal dari Portugal tersebut mempunyai
alasan tersendiri.

Pogba ikut dengan konntribusi didalam kesuksesan MU untuk bisa balas dendam dengan Juventus didalam laga lanjutan Liga
Champions, haris kamis (8/11) yang lalu. Begitu besar peran nya sampai ia terus bertahan di dalama lapangan selama 90 menit
penuh.

Oleh karena itulah, wajar saja jika para publik sangat menyakini bahwa ia akan tetap kembali menjadi sosok dari kunci kalah
bertemu dengan rival sekota, Manchester City. Akan tetapi pemandangan ini sebaliknya justru terlihat, pemain yang berasal
dari Prancis tersebut justru tidak tertampak bahkan sampai di bangku cadangan sekalipun.

Keputusan itu sangat jelas membuat para publik bertanya-tanya, apalagi di tengah sebuah rumor perseteruan di antara kedua
nya. Namun Jose Mourinho menegaskan bahwa untuk sang gelandang MU tak di ikutsertakan karena mengalami sebuah cedera kalah
melawan Juventus dulu.

“Paul Pogba cedera. Dia telah mengalami cedera didalam laga di Turin. Ia menahan nya. Dia juga merasa bisa menahan nya,” ucap
Jose Morinho kepada Sky Sport sebelum laga nya kontra Manchester City di mulai.

“Dia juga merasa bahwa laga tersebut krusial untuk tim. Dia juga membuat sebuah pengorbanan untuk kami, lalu sangat mustahil
baginya untuk bisa pulih demi pertandingan yang kali ini.” lanjutan nya.

Steling Memecahkan Rekor Gaji Yang Termahal Pemain Inggris

Manchester City telah resmi mengumumkan untuk memperpanjan kontrak Raheem Sterling pada hari jum’at (9/11). Sterling telah menekan kontrak yang berdurasi tiga tahun dengan jumlah gaji 300 paun perpekan atau dengan senilai 5,7 miliar perpekan nya. Hal inilah yang menjadikannya sebagai seorang pemain inggris dengan memiliki gaji termahal nya sepanjang sejarah.

Rekor pemain dari inggris ini dengan gaji yang termahal sebelum nya di pegang oleh eks pemain dari Manchester United, Rooney, Wayne Rooney saat itu mereka di bayar 250ribru paun per pekannya.

dengan sebuah jumlah bayaran 300ribu paun, itu arinya Sterling mengalami sebuah peningkatan gaji sebesar dua kali lipat. Pada Agustus silam, Bussiness Insider telah merilis 25 sebuah pemain Liga Primer Inggris yang bayarannya tertinggi. Didalam daftar tersebut, hanya ada terdapat dua permain dari inggris. Harry Kane yang menepati posisi yang ketujuh dengan sejumlah gaji 220 ribu paun per pekannya, Sterling telah menempati urutan yang ke 21 dengan gaji sebesar 150 ribu per pekannya. Dengan kontrak barunya tersebut, Sterling telah menempati urutan yang ketiga dan juga dengan Ozil di posisi nya kedua(306 ribu paun perpekan) dan juga Alexis Sanchez yang ada berada di posisi pertama (315 ribu per pekannya).

Sterling mengaku sangat senang telah bisa menyepakati kontrak barunya tersebut. Dia sangat percaya bahwa dirinya telah berada di tempat yang terbaik untuk terus bisa mengembangkan permainnya.

Allegri Memprediksi Ronaldo Akhiri Puasa Gol Disaat Lawan United

Cristiano Ronaldo masih mustahil gol di pertandingan Liga Champions, tapi tidak ada lagi keraguan yang menyelimuti sang pelatih Juventus, Massimiliano Allegri.

sudah sepantas nya juventus ini menggantungkan harapan untuk mencetak gol terhadap penyerang dari Portugal tersebut. Karena di pertandingan Liga Champions, Ronaldo berstatus sebagai sebuah pakar. Dia juga merupakan pencetak gol yang banyak sepanjang sejarah pertandingan dengan 120 koleksi gol.

Catatan tersebut tudaj terlepas dari konsistensi Cristian Ronaldo sendiri. Sudah tujuh kali permain eks Manchester United dan juga Real Marid ini telah merengkuh banyak pernghargaan pencetak gol yang terbanyak di pertandingan Liga Champions.

Namun, ekspetasi yang akan lahir banyak nya gol dari kaki dan juga kepala masih belum bisa dijawab oleh Cristian Ronaldom setidak nya sampai di matchday ketiga. Dengan pemilik kostum nomor 7 ini, tugas untuk mencetak angka diambil oleh seorang Miralem Pjanic (2 gol) dan Paulo Dybala (4 gol).

Catatan itu tidak lantas membuat sang Allegri mendiskreditkan kualitas dari Cristian Ronaldo. Sang juru taktik ini malah telah memprediksi bahwa keren dari rol Ronaldo akan segera terbuka pada partai yang keempat untuk menghadapi Manchester United.

“Begini, Ronaldo tidak hanya bermain (penuh) dalam pertandingan yang pertama, kemudian juga absen dalam laga yang kedua. Pada pertandingan yang ketiga, dia mampu menyajikan sebuah assist. Jadi menurut saya, ia masih belum melakon banyaknya sebuah pertandingan Liga Champion di musim ini,” Ucap Allegri.

Saatnya Juventus Yang Akan Menjadi Juara Liga Champions

Disaat ini, Juventus tampak nya tidak lagi memiliki lawan yang sepadan di italia, Bisa di lihat, pada kompetisi ajang sepak bola tertinggi di Negeri Pizza itu, sudah ke tujuh musim berturut-turut ini Juventus menjadi yang terbaik.

Pada musim ini, dominasi dari Juventus di Serie A juga sangat begitu nyata. Telah memasuki pekan yang ke 12, mereka masih saja kokoh di puncak klasemen dengan perselisihan enam poin dari intermilan yang berada pada posisi kedua. Rekor Juventus, sebanyak 10 kali menang dan imbang hanya sekali.

Saatnya Juventus Yang Akan Menjadi Juara Liga Champions

Dimusim ini, kegemilangan dari Juventus juga berlanjut pada Liga Champions. Di ajang yang paling elit antarclub se-eropa itu, I Bianconeri juga masih memimpin di Grup H, yang telah juga diisi Valencia (Spanyok, Manchester United (inggris), dan Young Boys (Swiss).

Rekor mereka juga cukup sempurna. Dari ketiga laga yang menghadapi rival-rival mereka tersebut, Juventus telah sukses menyapu bersih semua dengan kemenangan. Tiket untuk bisa lolos ke babak selanjut nya ini pun telah tepat di depan mata.

“Kami bukannya hanya ingin besar kepala. Akan tetapi, saya ini percaya bahwa skuad Juventus ini bisa saja mencapai final, bahkan untuk memenangkan Liga Champions,” ucap gelandang dari Juventus, Miralem Pjanic.

Pjanic tentu tidak hanya asal bicara. Dengan retetan fakta yang di atas, memang menjadi masuk akal, kalau Juventus musim ini akan lebih tenang untuk bisa fokus mengejar Liga Champions.